Rintihan sang pengeluh dan peminta-minta
31 Agustus 2010
Duhai jiwa,
Tak tega rasanya jika aku memandang dunia ini dengan mata yang bersinar
Bagaimana aku bisa mengagungkan dunia ini ? sedang sang pencipta dan pemiliknya telah menghinakan dunia.
Dijadikan dunia itu bak fatamorgana, yang hanya jadi batu ujian bagi manusia.
Duhai jiwa,
Miris rasanya melihat mereka yang terkulai mengejar dunia,
Mengengah nafas mereka, bahkan tak urung diantaranya saling menghantam dan menikam
Untuk mendapatkan secuil kenikmatan di dunia
Duhai jiwa,
Diantara mereka ada yang menjadi peminta-minta di antara sesamanya
Lupakah dia, bahwa ia adalah hamba dari Raja Yang Maha Kaya?
Lupakah dia, bahwa Ia selalu dekat dengan hamba-Nya?
Atau dia telah melupakanNya, bahkan menghindar dari-Nya?
Duhai jiwa,
Sedih rasanya mendengar rintihan mereka yang telah menghambakan kepada dunia
Merintih meminta kepada selain Allah
Meminta sesuatu dari dunia ini, yang dia sendiri tidak tahu apakah ini akan berakibat baik bagi dirinya atau tidak
Duhai jiwa,
Ini bukan berita palsu
Bukan pula cerita khayalan
Tapi kenyataan masih ada dimana-mana
Mereka yang meminta kepada selain Allah.
Kepada kubur dan mayit yang berada di dalamnya
Kepada pohon yang dikeramatkan
Kepada manusia yang telah pongah merasa dirinya telah menjadi tuhan
Duhai jiwa,
Berjanjilah terus bersamaku di dalam suka dan duka
Terus menjadi hamba Allah
Terus menjadikan-Nya satu, tak berbilang.
Hanya kepada-Nya lah kita bertawakkal dan hanya kepada-Nya lah kita memohon…