Meracau dan berkecamuk di jiwa
5 Januari 2010
Sesungguhnya jiwa yang tak terjaga bagaikan tempat sampah
Apa saja masuk ke dalam relung jiwa. Namun tak satupun yang bermanfaat. Bisikan yang mengganggu jiwa, yang mengkerdilkan jiwa hingga melemahkan jiwa bahkan mematikannya. Itulah kerancuan dalam berfikir
Ya, bisikan yang meracau dan berkecamuk di jiwa meluluhlantakkan bangunan ketenangan di jiwa.
Seringkali saya melakukan blog walking, dan melihat saudara-saudaraku berdebat di khalayak ramai. Memperdebatkan ah bukan tapi berperang argumen untuk mencari yang menang dan yang kalah. Sayang sekali.
Bukan itu yang jiwa inginkan, bukan itu. Jiwa hanyalah membutuhkan ketenangan..bukan peperangan argumentasi yang berkecamuk di jiwa.
Satu saja, saat berkecamuk dan timbul hasrat untuk berdebat, berperang argumen..ingat saja, bahwa, engkau wahai jiwa..akan dimintakan pertanggungjawaban kelak di hari dimana segala amal dihisab
Keikhlasan Cinta
5 Januari 2010
Dan bila cinta telah tertanam di hati
Dan pengorbanan telah diberikan
Satu kata lagi yang mesti ada di hati
Yang tak boleh tidak dihadirkan
Keihlasan Cinta…
Tak semudah seperti yang dibayangkan
Keikhlasan Cinta…
Tak semudah seperti yang diucapkan
Keikhlasan Cinta………………..
Saat balasan tak sesuai yang diharapkan
Saat rasa tak sesuai yang diinginkan
Begitulah keikhlasan cinta diuji
Begitulah keikhlasan cinta dicoba